Detail Cantuman Kembali
hubungan parameter bentuk badan kapal ikan tradisional terhadap tahanan kapal
Kapal akan berinterakasi dengan perairan sekitarnya, interakasi kapal pada gerak maju kapal menimbulkan gerakan air menahan gerak maju kapal dikenal dengan tahanan kapal, besarnya tahanan kapal yang dihasilkan dipengaruhi oleh bentuk badan kapal. Bentuk badan kapal dipengaruhi beberapa parameter bentuk badan kapal antara lain: L/⅓, B/T, L/B ,Cb, Cm, Cp, Cw, Lcb/L, serta ukuran utama kapal antara lain: L, B, T, Cb. Dengan melakukan pengukuran ukuran kapal serta gambar bentuk kapal di lapangan didapatkan bentuk badan kapal serta parameter bentuk badan kapal dari kapal ikan di Brondong, dari gambar bentuk badan kapal tersebut dengan software maxsurf didapatkan besarnya masing-masing kapal. Dengan menggunakan analisa regresi didapatkan hubungan antara parameter bentuk kapal ikan dengan besarnya tahanan total (Ct), untuk parameter B/T, L/B, Cw, Cm, Lcb/L memberikan pengaruh negative (-) artinya semakin besar nilai parameter tersebut akan memperkecil besarnya koefisien tahanan, sedangkan Cb, L/⅓, Cp. Memberi pengaruh positif (+) artinya koefisien tahanan akan semakin besar jika parameter tersebut semakin besar. Sedangkan untuk hubungan antara ukuran utama kapal terhadap besarnya nilai tahanan kapal (Rt), untuk ukuran utama L, B, Cb memberikan pengaruh positif, sedangkan ukuran utama T memberikan pengaruh negative.
621.18.14 Agu h
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xii, 53 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







